Beranda » Public Health Nutrition » Sprinkles: Strategi Baru Pengendalian Defisiensi Zat Besi dan Anemia pada Bayi dan Anak di Negara Berkembang

Rabu, 14 Maret 2012 - 09:21:30 WIB*
Sprinkles: Strategi Baru Pengendalian Defisiensi Zat Besi dan Anemia pada Bayi dan Anak di Negara Berkembang
Diposting oleh : Desy Hiryani
Kategori: Public Health Nutrition - Dibaca: 1158 kali

Helwiah Umniyati

Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas YARSI, Jl. Letjen Suprapto Cempaka Putih JakartaPusat 10510, e-mail: helwiah@gmail.com

Abstrak
Anemia defisiensi besi pada bayi dan anak-anak merupakan masalah gizidi negara-negara berkembang termasuk di Indonesia, sementara programsuplementasi dengan sirup atau tetes besi folat tidak efektif sehinggakepatuhannya rendah akibat keluhan rasa logam, pewarnaan gigi, gangguanlambung, dan potensi overdosis. Untuk meningkatkan kepatuhan suplementasi,telah dikembangkan formula micronutrient sprinkles, suatumetode baru fortifikasi zat besi yang dienkapsulasi dalam bentuk serbuk padamakanan tambahan berisi multi vitamin dan mineral. Studi kepustakaanini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengobatan anemia pada bayidan anak dengan formula sprinkles. Studi ini didasarkan pada rangkaianstudi efikasi di Ghana dan beberapa negara lainnya. Hasil studi membuktikanbahwa suplementasi besi dengan sprinkles mempunyai efektivitasyang sama dengan sirup atau tetes besi dalam mengobati anemia dengantingkat kepatuhannya sangat tinggi. Di Indonesia, sprinkles besi telahbanyak digunakan, termasuk untuk meningkatkan status gizi anak-anak padasaat bencana. Kementerian Kesehatan RI melalui Badan Penelitian danPengembangan Gizi Bogor telah mengembangkan sprinkles dengan namaTaburia yang telah diuji efikasi di Jakarta. Saat ini Taburia digunakan diProvinsi Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Barat, NusaTenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Barat.
Kata kunci: Anemia, bayi, anak-anak, defisiensi besi, sprinkles

Abstract
Iron deficiency anemia in infants and children is one of nutritional problemsin developing countries including Indonesia, where supplementation programusing iron folic acid syrup or drops is not effective with low compliancedue to complaint in metallic taste, teeth staining, stomach disorders, and potentialoverdose. To improve the supplementation compliance, micronutrientsprinkles formula, a new encapsulated iron fortification in powder form containingmultivitamins and minerals has been developed. The objective of thisliterature study is to know the affectivity of sprinkles formula for anemia cure in infants and children. This study was based on series of efficacy in Ghanaand other countries. It shows that the sprinkles formula is effective as thesyrup or drop formula in curing infants and children anemia with very highlevel of compliance. In Indonesia, iron sprinkles have been used widely includingfor improving nutritional status of children during disaster.Indonesian Ministry of Health through Bogor Nutritional Agency forResearch and Development has developed sprinkles formula Taburia thatalready tested in Jakarta. Currently, Taburia is used in Province of SouthSumatra, North Sumatra, West Nusa Tenggara (NTB), East Nusa Tenggara(NTT), South Sulawesi, and West Kalimantan.
Key words: Anemia, infant, children, iron deficiency, sprinkles
| Full Text |