Beranda » Epidemiology » Determinan Insomnia pada Lanjut Usia

Senin, 06 Mei 2013 - 14:01:52 WIB*
Determinan Insomnia pada Lanjut Usia
Diposting oleh : Desy Hiryani
Kategori: Epidemiology - Dibaca: 1151 kali

Volume 7 Nomor 4 November 2012 

Andi Zulkifli Abdullah* A. Arsunan Arsin* Muhammad Yahya**

*Bagian Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin
**Dinas Kesehatan Kabupaten Bone Bolango  

 

Abstrak

Insomnia merupakan gangguan tidur yang paling sering ditemukan pada lanjut usia (lansia) dengan prevalensi sekitar 67%. Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan antara kecemasan, depresi, dukungan keluarga, dan kondisi lingkungan dengan kejadian insomnia pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Gau Mabaji Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan desain studi observasional dengan rancangan cross sectional dan metode exhaustive sampling. Data dianalisis dengan uji chi square, koefisien phi (f) dengan a = 0,05. Sebanyak 96 lansia penghuni panti memenuhi kriteria penelitian. Uji chi square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kecemasan (nilai p = 0,014; f = 0,251), depresi (nilai p = 0,019; f =0,238), dukungan keluarga (nilai p = 0,000); f = 0,797), dan kondisi lingkungan panti (nilai p < 0,05; f = 0,238) dengan kejadian insomnia. Pemberian penyuluhan kepada keluarga lansia adalah salah satu kegiatan yang penting dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan keluarga lansiabahwa lansia tidak hanya sekadar diperhatikan kebutuhan fisiknya tetapi juga kebutuhan psikologisnya. 

Kata kunci: Depresi, insomnia, kecemasan

 

Abstract

Insomnia is sleep disorder, most often found on elderly with high prevalence about 67%. The aim of this research is to prove the relation between anxiousness, depression, family support, and environmental condition with the occurrence of insomnia at old ages in social institution Tresna Werdha Gau Mabaji Gowa Regency. This research used an observational study with cross sectional design, using the exhaustive sampling method. Data were analyzed by chi square test, phi coefficient with a = 0,05. About 96 elderly in social institution met the research criteria, chi square test indicates that there are relation between anxiousness (p value = 0,014); f = 0,251),depression (p value = 0,019); f = 0,238), family support (p value = 0,000); f= 0,797), and environmental condition of social institution (p value = 0,019); f = 0,238) with the occurrence of insomnia. Providing counseling to the family of the elderly is one of the important activities to improve their knowledge to note not only elderly physical needs, but also their psychological needs. 

Keywords: Depression, insomnia, anxiousness

| Full Text |