Beranda » Occupatinal Health and Safety » Determinan Keluhan Muskuloskeletal pada Tenaga Kerja Wanita

Senin, 06 Mei 2013 - 14:25:42 WIB*
Determinan Keluhan Muskuloskeletal pada Tenaga Kerja Wanita
Diposting oleh : Desy Hiryani
Kategori: Occupatinal Health and Safety - Dibaca: 870 kali

Volume 7 Nomor 4 November 2012

Iwan Muhamad Ramdan, Tiyanpri Bayu Laksmono 

Bagian Kesehatan dan Keselamatan Kerja Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman

 

Abstrak

Gangguan muskuloskeletal merupakan masalah kesehatan dan keselamatan kerja yang penting karena masih berkontribusi pada penurunan produktivitas kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan umur tenaga kerja, masa kerja, indeks massa tubuh, dan sikap kerja dengan keluhan gangguan muskuloskeletal pada tenaga kerja wanita di unit produksi bagian kupas di PT SSM Kalimantan Timur. Penelitian kuantitatif yang menggunakan desain penelitian cross sectional ini dilakukan pada tenaga kerja wanita bagian pengupasan yang berjumlah 46 orang (total sampling). Variabel bebas penelitian terdiri dari umur, masa kerja, indeks massa tubuh, dan posisi kerja, sementara variabel terikat adalah keluhan gangguan muskuloskeletal. Analisis data yang digunakan adalah uji chi-square dengan level signifikansi 0,05 (5%). Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan umur dengan keluhan gangguan muskuloskeletal (p = 0,066), terdapat hubungan yang signifikan antara masa kerja (p = 0,044), indeks massa tubuh (p = 0,025), dan sikap kerja (p = 0,001) dengan keluhan gangguan muskuloskeletal. Perusahaan disarankan untuk membuat kursi kerja yang ergonomis, melakukan rotasi kerja, dan melakukan pelatihan dengan materi tata cara kerja yang ergonomis. 

Kata kunci: Gangguan muskuloskeletal, produktivitas, sikap kerja

 

Abstract

Musculoskeletal disorders are still a health and safety issue that needs to be examined in more depth, because it still contributes to the decline in labor productivity. The objective of this research was to know the relationship between age, working periode, body mass index and work posture with complaint of musculoskeletal disorders. Quantitative research with cross sectional approach has been done on 46 (total sampling) female labor in peeling sections. The independent variables consisted of age, year, body mass index, and work posture, while the dependent variable was the complaint of musculoskeletal disorders. The data analysis used was chi-square test with a significance level of 0.05 (5%). The results showed no association between age with symptoms of musculoskeletal disorders (p = 0,066),there is a significant association between working period (p = 0,044), body mass index (p = 0,025), and work posture (p = 0,001) with complaints of musculoskeletal disorders. Companies are advised to make an ergonomic office chair, job rotation, and training with ergonomic material working procedures. 

Keywords: Musculoskeletal disorders, productivity, work posture 

| Full Text |