Beranda » Reproductive Health » Perilaku Seks Pranikah Remaja

Senin, 06 Mei 2013 - 14:31:24 WIB*
Perilaku Seks Pranikah Remaja
Diposting oleh : Desy Hiryani
Kategori: Reproductive Health - Dibaca: 1662 kali

Volume 7 Nomor 4 November 2012 

Komang Yuni Rahyani* Adi Utarini** Siswanto Agus Wilopo** Mohammad Hakimi**

*Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Denpasar Bali
**Ikatan Kesehatan Masyarakat Universitas Gadjah Mada 

 

Abstrak

Hubungan seksual sebelum nikah pada remaja merupakan masalah yang serius, berhubungan dengan peningkatan penularan penyakit menular seksual, mempunyai pasangan lebih dari satu, dan kehamilan dini. Suatu kerangka kerja model perilaku terintegrasi (Integrated Behavioral Model, IBM) digunakan untuk menilai berbagai faktor prediktor hubungan seksual prematur pada remaja. Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi inisiasi hubungan seksual sebelum nikah pada remaja level 10 dan 11 berdasarkan kerangka kerja IBM, meliputi komunikasi tentang seks kelompok peers, orang tua, paparan perilaku pornografi, kepercayaan normatif, agen personal, dan keinginan hubungan seksual. Metode yang digunakan adalah menyertakan 626 responden dalam survei awal. Responden adalah siswa sekolah menengah atas level 10 – 11 di kota Denpasar. Data dikumpulkan dengan kuesioner laporan sendiri khususnya prediktor inisiasi hubungan seksual sebelum menikah. Penelitian ini menemukan bahwa pajanan pornografi, perilaku langsung dan tidak langsung berhubungan secara signifikan dengan inisiasi hubungan seksual sebelum nikah (nilai p < 0,05). Remaja laki-laki tampaknya melakukan lebih banyak aktivitas seksual daripada remaja perempuan. Penelitian ini berimplikasi terhadap pemahaman perilaku langsung dan pajanan pornografi mungkin digunakan dalam meningkatkan program kesehatan dan kesehatan remaja. 

Kata kunci: Hubungan seksual sebelum nikah, penyakit menular seksual,remaja

 

Abstract

Premarital sexual initiation on adolescence is a serious problem, associated with increased transmission sexually transmitted disease/STD, had having more partners, and early pregnancy. An Integrated Behavioral Model(IBM) framework used to assess predictors of premarital sexual on adolescents.The purpose of this research is to explore predictors of premarital sexual initiation in adolescents grade 10 and 11 based on IBM framework,includes: communication about sex with peers, parents, pornography exposure, attitude, normative belief, personal agency, and intention to have sex. Method that used is 626 respondent included in earlier survey, and respondent were students of senior high school grade 10 – 11 in Denpasar City.Data collected with self reported questionnaire particularly predictor of premarital sexual initiation. The result found that pornography exposure, indirectly attitude, and directly attitude were significantly associated with premarital sexual initiation (p < 0,05). Male adolescents engage in more sexual activity like premarital sexual initiation than female adolescents. This study has implications for understanding how directly attitude and pornography exposure may be used in intervention to promoting adolescents health program and adolescents resiliency.  

Keywords: Premarital sexual, sexually transmitted disease, adolescence 

| Full Text |